Laman

Om Swastyastu, selamat datang di blog KMH Vidya Dharma Putra Ganesha - ITB :: Hubungi Kami di kmhitb@gmail.com

26 Juli 2010

Vidya Dharma Festival 2010

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan dan kebersamaan antara mahasiswa hindu se-Pulau Jawa. Kegiatan acara Vidya Dharma Festival 2010 ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal   : Sabtu, 18 September 2010
Waktu           : pk. 08.00 s.d. 17.30 WIB
Tempat         : Aula Barat ITB

Acara Vidya Dharma Festival 2010 ini meliputi :
  1. Lomba Debat Agama Hindu Antar Mahasiswa se-Pulau Jawa
  2. Lomba Poster Agama Hindu Antar Mahasiswa se-Pulau Jawa
  3. Talkshow Agama Hindu

Tema Acara kegiatan Vidya Dharma Festival 2010 adalah,
“Semangat Jiwa Muda yang Peduli Terhadap Pelestarian dan Kemajuan Hindu”

Rundown Acara Kasar :
08.00 - 09.00 : Registrasi Peserta
09.00 - 09.30 : Pembukaan
09.30 - 12.00 : Penyisihan Lomba Debat
12.00 - 13.00 : Istirahat Makan Siang
13.00 - 15.00 : Final Lomba Debat
15.00 - 17.00 : Talkshow / Dharma Wacana
17.00 - 17.30 : Penutupan dan Pengumuman Juara

Ketentuan Lomba Umum
Lomba debat dan poster ini akan diadakan selama 1 hari (satu hari).
Jenis Lomba :
  1. Lomba Debat Agama Hindu - Tingkat Mahasiswa (S1/D3/D2/D1/sederajat)
  2. Lomba Poster Hindu - Tingkat Mahasiswa (S1/D3/D2/D1/sederajat)
  3. Lomba Poster Kegiatan Mahasiswa Hindu - Tingkat Mahasiswa (S1/D3/D2/D1/sederajat)

Ketentuan Lomba Khusus
A. Lomba Debat Agama Hindu
  • Lomba ini bertujuan mengasah kemampuan pemuda hindu dalam analisis dan mengemukakan pendapat terhadap permasalahan-permasalahan tentang agama Hindu, baik mengenai ajaran agama maupun budaya yang berhubungan dengan kehinduan.
  • Masing-masing lembaga/perguruan tinggi hanya dapat mengirimkan satu regu.
  • Tiap regu terdiri dari 3 orang dengan komposisi (laki-laki / wanita) bebas.
  • Lomba debat terdiri dari Penyisihan dan Final.
  • Debat adalah Debat Kompetitif *yang dipandu oleh seorang moderator.
  • Setiap pertandingan akan berhadapan empat regu dengan komposisi dua pro dan dua kontra yang ditentukan dengan undian. Akan diambil dua regu terbaik untuk maju ke babak selanjutnya.
  • Penilaian akan dilakukan oleh Juri.
  • Teknis perlombaan lebih lanjut akan disampaikan pada technical meeting.
  • Akan diraih juara 1, 2, dan 3 dengan hadiah Piala dan Uang pembinaan. Juara akan dipublikasikan oleh KMH ITB

Debat kompetitif* (http://id.wikipedia.org/wiki/Debat)
Adalah debat dalam bentuk permainan yang biasa dilakukan di tingkat sekolah dan universitas. Dalam hal ini, debat dilakukan sebagai pertandingan dengan aturan ("format") yang jelas dan ketat antara dua pihak yang masing-masing mendukung dan menentang sebuah pernyataan. Debat disaksikan oleh satu atau beberapa orang juri yang ditunjuk untuk menentukan pemenang dari sebuah debat. Pemenang dari debat kompetitif adalah tim yang berhasil menunjukkan pengetahuan dan kemampuan debat yang lebih baik.

B. Lomba Poster Hindu

  • Lomba ini dimaksudnya dapat menjadi ajang kreasi, mengemukakan pendapat atau pandangan yang kritis terhadap masalah-masalah yang berkaitan dengan pelestarian dan kemajuan Hindu.
  • Masing-Masing lembaga/perguruan tinggi diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya.
  • Tiap karya dapat dapat terdiri dari perorangan atau tim. Dengan 1 tim maksimal 3 orang dengan komposisi (laki-laki/wanita ) bebas.
  • Poster berhubungan dengan hindu dan mengarah pada Tema acara Vidafest 2010. Poster harus diberi judul yang mengarah pada Tema acara Vidafest 2010.
  • Poster dapat terdiri dari satu gambar utuh atau beberapa gambar.
  • Poster dapat diberi penjelasan teks jika dipandang perlu. Penjelasan bersifat singkat karena yang dilombakan poster dan bukan majalah dinding.
  • Design poster dikirimkan kepada panitia dalam format JPEG dengan ukuran A3 dan dikirim selambat-lambatnya 2 September 2010 ke alamat email vidafest2010@yahoo.com atau silakan menghubungi panitia.
  • Seluruh poster yang dikirimkan akan dicetak oleh panitia kemudian dipamerkan di tempat lomba.
  • Poster berisi nama KMH dan nama peserta di pojok kiri bawah.
  • Juara akan ditentukan oleh Juri Penilai. Akan diraih juara 1, 2, dan 3 dengan hadiah Piala dan Uang pembinaan serta Juara akan dipublikasikan oleh KMH ITB.

Kriteria Penilaian
- Kesesuaian dengan tema : 20%
- Makna Poster : 20%
- Gambar Poster : 30%
- Keunikan : 10%
- Kreativitas : 20%

C. Lomba Poster Kegiatan Mahasiswa Hindu
  • Lomba ini bertujuan untuk merangsang KMH di setiap universitas untuk merancang program kerja atau kegiatan-kegiatan yang dapat melestarikan hindu dan memajukan hindu.
  • Masing-masing lembaga/perguruan tinggi mengirimkan hanya satu poster yang mewakili lembaga tersebut.
  • Poster berisikan program kerja atau kegiatan-kegiatan kehinduan yang akan diusulkan atau telah dilakukan KMH masing-masing dalam mendukung kemajuan dan pelestarian Hindu. Misalnya membuat buletin KMH, Tirta Yatra, Dharma Santhi, Bakti sosial dan lain-lain.
  • Poster dapat terdiri dari beberapa gambar kegiatan yang diusulkan atau yang telah dilakukan untuk melestarikan dan memajukan hindu.
  • Setiap gambar diberi penjelasan bersifat singkat yang menyangkut makna dan tujuan kegiatan.
  • Design poster dikirimkan kepada panitia dalam format JPEG dengan ukuran A3 dan dikirim selambat-lambatnya 2 September 2010 ke alamat email vidafest2010@yahoo.com atau silakan menghubungi panitia.
  • Seluruh poster yang dikirimkan akan dicetak oleh panitia kemudian dipamerkan di tempat lomba.
  • Nama KMH dimuat di bagian atas poster dengan jelas (cukup besar). Nama crew pembuat dapat dicantumkan di bagian bawah atau dapat tidak dicantumkan (jangan sampai mengganggu poster).
  • Lomba poster kegiatan hindu ini mencari 1 poster Kegiatan KMH favorit yang akan ditentukan menggunakan sistem voting oleh pengunjung selama kegiatan berlangsung.

Talkshow / Dharma Wacana
Talkshow ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada seluruh penonton mengenai topik yang diangkat pada talkshow ini. Topik dalam Talkshow ini adalah peranan pemuda hindu dalam melestarikan dan memajukan Hindu. Pembicara utama adalah Prabu Dharmayasa yang lebih dikenah dengan meditasi angka.

Pendaftaran

  • Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengirimkan email ke alamat vidafest2010@yahoo.com dengan mencamtumkan KMH/nama KMH, Universitas, Lomba yang diikuti, dan nama peserta yang akan berlomba.
  • Pendaftaran untuk ketiga lomba dapat dilakukan selambat-lambatnya tanggal 25 Agustus 2010 sedangkan untuk pengumpulan karya ada pada bagian B dan C.
  • Biaya pendaftaran Rp 75.000 untuk lomba Debat dan Rp 50.000 untuk Lomba Poster.
  • Dikirim ke Rekening Bank BCA No. Rek. 7700188048 a.n. Ida Bagus Hendra Prastiawan dengan format KMH/nama KMH, Universitas, Lomba yang diikuti. Atau dapat menghubungi panitia dalam melakukan pembayaran pendaftaran.
  • Lakukan konfirmasi ke contact person yang tertera di bawah setelah mentransfer dana. Tanda bukti pembayaran dikirim melalui email vidafest2010@yahoo.com.

Technical Meeting
  • Technical meeting untuk wilayah Bandung akan diadakan pada hari jumat 3 September 2010 di Gedung Oktagon Kampus ITB ruang 9016 pukul 11.00-13.00 WIB.
  • Akan diupayakan diadakan technical meeting untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan waktu dan tempat yang akan dihubungi lebih lanjut oleh panitia.
  • Apabila ada peserta yang belum mendapatkan technical meeting, maka akan diadakan technical meeting tambahan 1 jam sebelum lomba berlangsung.
Om Santi, Santi, Santi Om

Contact Person :
Ida Bagus Hendra (081916736167)
Wayan Raka (081395774956)

30 April 2010

Hiking KMH ITB

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,


“Perjalanan wisata alam memang salah satu alternatif yang tepat untuk merilekskan saraf-saraf yang tegang. Seperti yang dilakukan oleh para anggota KMH ITB VIDYA DHARMA PUTRA GANESHA” pada sabtu, 3 april 2010 lalu.berikut sekelumit cerita mengenai hiking tersebut.”
Sabtu, 3 April 2010, pada pukul  09.00 wib perjalan hiking dengan rute dago-maribaya dimulai. Perjalanan hiking ini diikuti oleh 12 orang anggota KMH ITB “VIDYA DHARMA PUTRA GANESHA”. Diawali dengan naik angkot Dago dan kemudian berjalan beberapa ratus meter melewati jalan setapak di pemukiman penduduk, rombongan tiba di PLTA BENGKOK. Rute berikutnya adalah tangga yang berada di sebelah pipa air PLTA tersebut. Tangga yang lumayan banyak dan terjal tersebut cukup membuat kami merasa kelelahan. Setelah beristirahat beberapa menit, kami melanjutkan perjalanan. Kami melewati beberapa pemukiman penduduk, dengan jalan setapak yang belum di aspal. Kemudian kami memasuki kawasan gerbang THR Juanda, suasana hutan yang asri mulai terasa. Setelah membayar karcis masuk, kami mulai melewati jalan setapak yang berpaving dengan pepohonan pada kedua sisinya. Beberapa dari pepohonan tersebut, berisi pelat yang bertuliskan nama latin serta jenisnya Obyek wisata pertama yang kami temui adalah “Goa Jepang”. Seperti namanya goa ini dibangun pada masa penjajahan Jepang di Indonesia. Goa ini berupa lorong-lorong yang panjang dan bercabang-cabang, sekilas terlihat gelap dengan dinding yang lebar dan kokoh. Disekitar Goa Jepang ini, nampak beberapa penduduk sekitar menjajakan  senter sewaan untuk masuk ke dalam goa tersebut.Perjalanan berlanjut, tak beberapa lama kami tiba di “Goa Belanda”. Goa yang di bangun pada masa penjajahan Belanda ini berukuran lebih kecil dari goa sebelumnya. Pada awalnya goa ini berfungsi sebagai terowongan air. Di mulut Goa Belanda terdapat pintu besi dan peta lorong-lorong pada goa tersebut. Sepanjang perjalan berikutnya kami melintasi jalan setapak, dan singgah di balai-balai untuk beristirahat sejenak. Terlihat pula beberapa pengunjung lainnya, dan beberapa orang melintas mengendarai sepeda motor. Dan beberapa pedagang yang menjajakan dagangannya, mulai dari kopi, jagung, camilan hingga makanan berat.
Terdengar suara derasnya air ketika kami melewati sebuah jembatan, dengan sungai yang deras dibawahnya, sesekali kami melihat monyet-monyet dan penghuni hutan lainnya. Tak lama kemudian kami tiba di air terjun Maribaya. Setelah melewati jalan setapak yang berundak-undak dan licin. Akhirnya kami dapat menyaksikan air terjun Maribaya dari dekat. Terasa sejuknya cipratan air dari air terjun, sayangnya jembatan kayu yang melintasi air terjun tersebut sedang rusak . karena hari yang sudah siang, dan perut yang sudah mulai terasa lapar, kami memutuskan bejalan ke seberang dengan melewati jembatan lainnya. Setelah menemukan tempat yang rindang dengan pemandangan yang indah kami mulai beristirahat dan makan siang. Sambil menikmati rujak yang telah kami persiapkan. Di tempat tersebut juga terdapat beberapa warung makanan yang menyediakan berbagai jenis makanan. Ketika hari mulai beranjak sore, kami berkemas-kemas bersiap untuk pulang. Perjalan yang menempuh jarak sekitar 6 km tersebut, terasa singkat dan menyenangkan. (Wiwik)
Om Santi, Santi, Santi Om

Pelatihan Mekidung untuk Anggota KMH ITB

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,

KMH Vidya Dharma Putra Ganesha ITB baru-baru ini mengadakan acara pelatihan mekidung bagi seluruh anggota KMH ITB. Dalam pelatihan mekidung ini, KMH mengundang Ibu Endang selaku Ketua WHDI Cimahi untuk memberikan pembekalan kepada anggota KMH ITB tidak hanya mengenai bagaimana mekidung yang baik, tetapi juga memberikan kami semua bekal bagaimana kita sebagai umat Hindu seharusnya bersikap. Selain itu beliau juga memberikan motivasi kepada kita para mahasiswa untuk kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi di tengah jadwal kuliah dan kegiatan yang padat.

Pelatihan mekidung dilaksanakan pada hari Jumat, 9 April 2010 bertempat di ruang 9016 gedung Oktagon ITB. Pelatihan mekidung tersebut berlangsung selama dua jam, mulai pada pukul 11.00 sampai dengan 13.00. Meskipun hanya dua jam, pelatihan tersebut memberikan banyak hal kepada kami yang hadir pada pelatihan tersebut.

Sebagai pembukaan, Ibu Endang menceritakan pengalaman hidupnya, bagaimana ia mulai memeluk Agama Hindu (Ibu Endang memeluk Agama Hindu baru setelah ia menikah dengan suaminya), bagaimana ia berusaha keras untuk ‘mempelajari’ Agama Hindu dan bagaimana ia merasakan kuasa Ida Sang Hyang Widhi yang selalu memberikan kemudahan dalam setiap masalah yang ia hadapi. Dari cerita-cerita beliau tersebut, beliau ingin menyampaikan pesan kepada kita untuk selalu ‘dekat’ dengan Ida Sang Hyang Widhi dengan cara lebih rajin sembahyang, dan berusaha memahami ajaran weda.

Setelah itu, beliau juga bercerita tentang makna dari mekidung dan cara mekidung yang baik. Beliau juga mencontohkan beberapa kidung, seperti: kidung pamendak, penghayatan wargasari, dan kidung turun tirta.

Sebelum pulang, Ibu Endang memberikan buku panduan untuk doa sehari-hari kepada anggota KMH ITB. Jika ada teman-teman anggota KMH ITB yang ingin memiliki buku tersebut, buku tersebut ada di sekretariat KMH ITB dan dapat diperbanyak. Besar harapan kami sebagai anggota KMH ITB untuk dapat ngayah mekidung pada saat Purnama atau pada saat piodalan di pura-pura, untuk itu acara pelatihan mekidung ini terasa sangat bermanfaat bagi kami.
(Ratih)

Om Santi, Santi, Santi Om

28 April 2010

Kilasan Dharma Shanti Mahasiswa Hindu DKI Jakarta…

 [KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,

Semangat jiwa muda untuk berkarya…

 Ada banyak sekali Darma shanti yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1932. Kali ini kita membahas salah satu diantaranya yaitu Darma Shanti Mahasiswa Hindu DKI Jakarta yang diadakan pada tanggal 11 April 2010 di Gedung Utama Pertamina jalan merdeka timur 1a  Jakarta pusat. Hal yang menarik dari Dharma Santhi ini adalah acara ini sepenuhnya di koordinasikan oleh mahasiswa.

Seluruh  mahasiswa yang berasal dari berbagai Keluarga Mahasiswa Hindu (KMH) dari masing-masing  universitas   di kawasan DKI Jakarta yang  diwadahi oleh  Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) terlihat sangat kompak, saling bahu-membahu penuh kebersamaan dalam menyelenggarakan acara ini. Rekan-rekan mahasiswa ini menggandeng PT. Pertamina dan BP Migas sebagai sponsor.

Tema acara ini sungguh luar biasa yaitu “Kita Bangga Menjadi Hindu”,  sebuah tema yang provokativ untuk  menggugah kesadaran dan kepedulian terhadap kemajuan Hindu. Hadir sebagai pembicara dalam sesi Dharma Tula yaitu Bapak I Nengah Dana selaku sekretaris Parisada Hindu Dharma Pusat dan Saras Dewi yang merupakan dosen filsafat Universitas Indonesia. Acara nya dikemas cukup cukup menarik dengan di selingi beberapa penampilan kesenian. Salah satu yang menjadi acara puncak adalah Tari Kecak yang dipersembahkan oleh rekan-rekan KMHD STAN Jakarta.

Jangan pernah merasa kecil, minoritas, atau rendah diri. Justru banggalah menjadi Hindu dan tunjukkan kualitas diri orang hindu yang luar biasa dihadapan masyarakat luas. Begitulah sekilas pesan yang dapat kami tangkap saat menghadiri acara ini.  KMH ITB turut berpartisipasi menghadiri acara ini untuk memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh rekan-rekan mahasiswa di Jakarta. Oke deh,  salut buat kekompakan dan semangat temen-temen kita di Jakarta. Memang seharusnya Yang Muda Yang Bersemangat…(Hendra)

Om Santi, Santi, Santi Om

15 Maret 2010

Hening Menuju Jalan Dharma

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,

Hari Selasa, 16 Maret 2010 merupakan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932. Seperti yang telah kita semua pelajari dari dulu sampai dengan hari ini, baik yang diberi tahu, mencari tahu maupun yang mengalaminya sendiri segala rangkaian dari perayaan yang diadakan setiap tahunnya. Banyak yang telah memahami dengan baik makna dari Nyepi, namun tidak semuanya memahaminya dengan makna yang sama. Hal tersebut tidak salah, dengan berkembangnya zaman memungkinkan perkembangan dalam berbagai bidang seperti halnya dalam memaknai arti dari Hari Raya Nyepi.

Sebagai contoh saja, pada saat hangat-hangatnya dunia membicarakan global warming, banyak yang memaknai Nyepi sebagai salah satu upaya menyelamatkan bumi dan lingkungan dengan tidak menyalakan api dan segala hal yang berhubungan dengan listrik (amati geni). Hal tersebut mungkin sudah dipahami oleh sebagian umat dari sejak awal, namun ada pula yang baru menyadarinya. Terkadang kita terlalu sibuk dengan segala sesuatu yang besar yang membuat kita lupa akan hal-hal kecil yang berdampak besar. 

Hidup sebagai makhluk hidup yang mampu berpikir membuat kita dipenuhi banyak pikiran yang mampu mempertajam  kemampuan otak, maupun melemahkannya. Pada akhirnya pikiran-pikiran yang membuat lelah badan dan otak harus di istirahatkan melalui penenangan dan penguasaan diri untuk beberapa saat dengan tidak melakukan pekerjaan yang mampu menguras pikiran dan tenaga (amati karya dan amati lelungan). Selain workaholic, manusia juga berhubungan dengan kemewahan dan kegermelapan hidup meskipun secara keseluruhan tidak setiap umat mengalaminya, namun hal tersebut tidak akan pernah lepas dari kehidupan kita. Oleh karena itu, mengurangi hal-hal yang serba berlebihan (amati lelanguan) akan berdampak baik dalam kehidupan saat ini maupun nanti.

Secara keseluruhan, perayaan Hari Raya Nyepi bersifat universal. Sebagaimana yang telah disampaikan, setiap orang mengartikannya dengan berbeda arti; sebagai suatu proses detoksifikasi dalam bidang medis hingga pengurangan emisi CO2.  Namun, sebagai umat beragama kita tidak pernah lepas dari tujuan agama hindu yaitu, "Moksartham Jagadhita ya ca iti Dharma", yang artinya bahwa agama (dharma) bertujuan untuk mencapai kebahagiaan rohani dan kesejahteraan hidup jasmani atau kebahagiaan secara lahir dan bathin.

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932
Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa 
Memberikan Anugerah-Nya Kepada Dunia Beserta Isinya


Om Santi, Santi, Santi Om

05 Februari 2010

KMH-ITB Peduli Sesama

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,

Di awal tahun 2010 ini, KMH ITB baru saja mengadakan kegiatan bakti sosial ke Panti Asuhan Tat Twam Asi yang bertempat di Jalan Jaya Giri IX/6 Denpasar. Acara ini diadakan pada hari Rabu, 13 Januari 2010 dalam rangka memperingati Dies KMH ITB yang ke XX. Dalam kesempatan tersebut, KMH ITB menyumbangkan beberapa buku bacaan dan pelajaran serta mengadakan acara ramah tamah dengan seluruh penghuni panti asuhan. Sumbangan tersebut langsung diterima oleh Pengurus Yayasan, Ibu Ngurah Ketu.

Acara yang diketuai oleh I Gusti Ayu Andani ini mendapat sambutan hangat dari seluruh penghuni panti asuhan. Seluruh penghuni nampak aktif berkomunikasi dengan pembawa acara sampai-sampai acara yang berlangsung selama 2 jam tersebut dirasa cukup singkat.

Kegiatan ini merupakan langkah awal dari Kepengurusan KMH ITB 2010. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana di masa yang akan datang.

Om Santi, Santi, Santi Om

Kepengurusan Baru KMH ITB 2010

[KMH ITB], Bandung. Om Swastyastu,

Pertama - tama, perkenalkan nama saya Ni Made Satvika Iswari. Saya akan mengelola blog ini selama masa Kepengurusan KMH 2010. Partisipasi dari teman-teman sekalian sangat diharapkan untuk kemajuan blog ini dan KMH ITB.

Marilah kita sambut kepengurusan yang baru untuk tahun 2010. Di akhir tahun 2009 yang lalu telah diadakan pemilu untuk Kepengurusan KMH 2010, dan terpilihlah Gede Doko Harikusuma sebagai Ketua KMH 2010 serta I Gde Basten sebagai Wakil Ketua KMH 2010. Sosialisasi telah dilaksanakan pada hari ini, 5 Februari 2010 di Gedung Oktagon (9016). Berbagai harapan dan doa untuk kemajuan KMH ITB telah dipanjatkan bersama. Semoga KMH ITB dapat terus eksis dan berprestasi di masa yang akan datang.

Akhir kata, jaya terus KMH ITB!!
Om Santi, Santi, Santi Om